The Story of My Life

This is all about my life

Sunday, December 9, 2012

Pasrah

semua yang aku lakukan salah di mata kedua orang tuaku,,,, setelah hampir tiga bulan saya menjadi pengangguran, saya diterima menjadi pengajar di suatu sekolah berkat bantuan saudara..... sumpah saya terima pekerjaan itu karena saya terpaksa, gak ada niat sedikit pun untuk menerima pekerjaan itu, bukan karena saya harus jadi guru, tapi karena saya tidak suka dengan cara orang tua saya. mereka menghalalkan segala cara asalkan anaknya bekerja. padahal beberapa kali saya dapat panggilan untuk jadi HRD, tapi karena orang tua saya yang masih kuno pemikirannya dengan selalu menganggung-agungkan PNS, saya pun tidak pernah memenuhi panggilan dari beberapa perusahaan tersebut. orang tua saya tidak mengizinkan saya untuk menerima pekerjaan selain jadi guru, hiks malang sudah nasib saya, pupus semua harapan saya untuk menjadi seorang HRD. 
biarlah saya pendam semua cita-cita saya asalkan orangtua saya bahagia,,,,walaupun dalam hati menangis. 
berapa kali perlu saya tegaskan kalau PNS itu bukan kesuksesan bagi seseorang, tapi itu buat orang tua saya, setiap hari saya di tuntut untuk mengajar. walaupun orang tua saya senang tapi saya sendiri tak pernah menikmati hal itu. setiap kali saya kesekolah rasanya ini bukan saya. ini adalah robot yang sedang di oprasikan oleh mereka yang mempunyai kekuasaan......
ya Allah kejutan apalagi yang kau berikan untukku,,,,, berilah kekuatan kepadaku untuk menjalini segala cobaan yang engkau berikan,,,,,,

Sunday, November 18, 2012

Lidah Tak Bertlang


Kadang kita tidak menyadari bahwa ucapan dan tindakan kita akan menyakitkan orang lain. Bahkan aku sendiri kadang memang sering menyakiti orang lain….
Maaf buat semua temen-temen yang pernah sakit hati dengan sikap dan ucapan saya….
Benar juga ya apa yang dikatakan oleh pepatah bahwa lidah lebih tajam daripada pedang. Luka karena tergores oleh pedang atau pisau bisa di sembuhkan. Namun sungguh sulit menyembuhkan luka yang digoreskan oleh si lidah ini….. lidah memang tak bertulang tapi lukanya melebihi ditimpuk oleh tulang juga,,,,,
Sadar atau gak sadar kita sering banget salah-salah dalam berucap,,,, buruan deh pada minta maaf, sebelum terlambat. Apalagi kalo yang kita sakitin itu orang tua kita, duuuh kalian cepet minta ampun sebelum orang tua kita murka dan mengutuk kita menjadi patung Malin Kundang. Hihihihi…..kaya si gue ga pernah aje,,,,,
Mi, pak…. Saya minta maaf jika saya sering menyinggung perasaan kalian, ampuuuuuun jangan kutuk saya yaaaahh………….
minta maaf ga akan merugikan kita ko, jangan lupa kalo kita ga mau tersinggug orang lain, kita juga ga boleh nyinggung mereka, dan selalu katan yang benar walaupun itu pahit rasanya, tapi akan manis ko hadiah dari Allah jika kita jujur,,,
Insyaalloh............

Sunday, November 4, 2012

Kekurangan bukan akhir dari segalanya

Kekurangan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari keberhasilan kita. Banyak orang yang minder dengan segala kekurangan yang dimilikinya. Ada teman aku yang mempunyai postur tubuh yang kurus dan gigi yang agak menonjol. Ia selalu merasa bahwa kurus adalah kelebihan yang ia miliki dan gigi yang menonjol adalah kekurangan dia. Dia selalu membanggakan akan postur tubuh yang ia miliki. Dan akan minder dan merasa tidak PD denga bentuk gigi yang ia miliki. Coba deh kita teliti. Sebenarnya badan kurus merupakan kekurangannya lohhhhhh!!!!! Ko bisa???? Iya bisa donk…… kekurangan gizi, kekurangan daging, kurang gemuk dan kekurangan apalagi coba?????......hihihihi…….nah kalau bentuk gigi dia yang agak menonjol itu merupakan kelebihan dia. Buktinya dengan bentuk gigi seperti itu, bibirnya kelihatan lebih maju, giginya kelihatan lebih panjang dan lain-lain. hushhhhh!!!!! Ngeledek saya ini.,,,,,, yaaaahh intinya jika kita mempunyai kekurangan, kita tidak boleh merasa minder, tidak PD, dll. Dengan kekurangan kita bisa menjadikannya kelebihan dan dengan kekurangan yang kita miliki juga kita bisa berhasil….
Hidupku juga penuh dengan kekurangan. Dari kecil aku didik untuk selalu hemat dan berbagi degan kaka dan adikku. Alasan orangtuaku saat apapun dibagi itu untuk menghemat. Padahal bukan itu teman alasannya. Keluarga kita memang kurang mampu. Misalnya aja kalo mimi beli sate 10 tusuk. 10 tusuk harus dibagi dengan 5 orang, kebayang donk 1 orangnya dapet 2 tusuk. 2 tusuk untuk makan 1 piring nasi,,,,, heum kebayang donk bagaimana lidah ini merasa gatal dengan makan 2 tusuk sate. Tapi kita tetap bersyukur walaupun makan 2 tusuk sate, yang penting makannya bareng-bareng. Orangtua saya memang sangat hemat sekali, karena memang uang yang kita miliki sangat terbatas. Namun saya bangga pada orang tua aku, walaupun bapak aku kerjaannya ga jelas (kadang ngojek, dagang, jadi tukang pijit dll) tapi orang tua saya dapat menyekolahkan ke-5 anaknya. Kaka aku yang pertama S-1 Keperawatan, kaka aku yang ke-2 jadi Polisi, kaka aku yang ke-3 S-1 keguruan, aku sendiri S-Psikologi dan adik ku masih kuliah Farmasi. Alhamdulillah……
Tuuuuh kan bener kekurangan bukan suatu hambatan untuk meraih kesuksesan. Jadikan kekurangan itu sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan.
aku pernah baca sebuah artikel. Bahwa Abdul Hafiz mampu meraih gelar Sarjana
dengan kelumpuh yang ia miliki. Kedua kakaku juga mengalami kekurangan dalam bentuk fisiknya, tapi mereka dapat meraih kesuksesan juga.
Kita taukan sama bapak Abdurrahman Wahid, kita tahu bahwa beliau mempunyai kekurangan. Tapiiiii…………..subhanalloh beliau sangat spektakuler sekali, beliau dapat berbicara menggunakan beberapa bahasa dan keilmuan beliaupun diakui oleh dunia……subhanalloh,,,,,,
Selanjutnya tokoh yang mempunyai cacat fisik tapi ia menjadi salah satu orang yang berpengaruh di dunia yaitu HELLEN KELLER. Sejak usia 19 bulan ia mengalami sakit yang menyebabkan buta dan tuli. Kemudian hari-harinya menjadi seorang anak yang liar, galak, susah di atur, tempramen dan juga tidak disiplin. Ibunya sering sharing mengenai sikap hellen pada dr nya dan dr menyarankan agar Anna Sulivanlah yang mengajari Hellen untuk merubah sikapnya. Anne Mansfield Sulivan dari Tuscumbia yang menjadi gurunya. Nona Sulivan, merupakan perempuan berumur 20-an lulusan Sekolah khusus orang buta bernama Perkin School. Ia merupakan orang yang mendapatkan penglihatannya kembali melalui serangkaian operasi. Ia datang atas unjuran simpatik Alexander Graham Bell yang merupakan kenalan keluarga Anne. Semenjak hari itu, edua orang tersebut, menjadi guru-murid yang tak terpisahkan hingga kematiannya pada awal 1936.
Memang ketika pertama kali Anna Sulivan mengajari Hellen bagaimana cara berkomunikasi yang baik, ia sempet keteteran karena hellen sering tantrum. Hellen adalah anak yang sangat cepat dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh gurunya. Anna Sulivan mengajari kosa kata pada hellen dengan memberikan bendanya langsung dan mengejanya melalu tangannya seperti ketika Anna hendak memberikan kosa kata boneka, ia langsung menyuruh Hellen untuk memegang boneka dan mengeja kata D-O-L-L di tangan Hellen. 
Suatu hari ia dan “guru”-panggilan Helen untuk Sullivan, pergi ke pompa air di dekat rumah helen. Nona Sullivan mulai memompakan air dan menaruh tangan Helen dibawah keran air tersebut. Begitu air menyentuh tangan Helen, ia mencoba untuk mengeja secara perlahan kata ‘w-a-t-e-r (air) melalui tangan helen yang satunya kemudian semakin cepat. Tiba-tiba, sinyal itu dapat dimengerti oleh pikiran Helen. Ia akhirnya tahu bahwa water (air) adalah zat dingin luar biasa yang mengalir ditangannya. Setelah ia mengerti, ia berhenti dan menyentuh tanah dan menanyakan ejaan untuknya. Pada saat malam tiba, ia sudah mempelajari 30 kata-kata baru.
Sewaktu ia mengecap pendidikan, ia belajar menguasai alphabet dengan cepat, baik manual maupun huruf timbul khusus bagi orang buta serta meningkatkan kemampuan membaca dan menulis. Di tahun 1890, ketika umurnya masih 10 tahun, ia mencoba untuk belajar berbicara. Entah bagaimana ia mengetahui bahwa seorang gadis buta tuli di Norway sudah dapat berbicara dengan baik. Nona Sarah Fuller di Horace Mann School merupakan orang pertama yang menjadi guru vokal untuknya.
Sejak ia masih kecil, ia selalu berkata suatu hari saya akan masuk perguruan tinggi dan akhirnya ia membuktikannya. Pada tahun 1898, ia berhasil masuk ke Cambrige school for young ladies sebelum akhirnya ia masuk ke Radcliffe College pada musin gugur 1900 dan menamatkan sekolahnya pada tahun 1904 dengan prestasi Cumlaude. Selama tahun-tahun berikutnya sampai ia meninggal di tahun 1936, Anne Sullivan selalu berada disampingnya, terus menerus mengeja buku demi buku, ceramah demi ceramah melalui tangan Helen.
Pendidikan formalnya berakhir sewaktu ia menerima gelar Sarjana Muda, namun selama hidupnya ia selalu belajar secara informal hal-hal yang penting bagi masyarakat moderen. Dengan pengetahuannya yang luas serta banyaknya pencapaian dibidang pendidikan, ia dianugerahkan gelar doktor kehormatan dari temple university dan harvard university seta dari universitas Glasgow di Skotlandia; Berlin, Jerman; Delhi, India; dan Witwatersran di Johannesburg Afrika Selatan. Ia juga merupakan peserta kehormatan untuk education institute di Scotland.
Pada tahun 1903, The story of My Llife (kisah hidupku) muncul dalam bentuk cerita bersambung di Ladies Home Journal dan kemudian muncul dalam bentuk buku. Merupakan karya yang paling populer dan telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa termasuk Marathi, Pusthu, Tagalog dan Vedu. Juga dibuat dalam bentuk edisi buku tipis di Amerika Serikat. Publikasinya yang lain adalah : Optimis; An Essay; The World I Live In; The song of the stone wall; Out of the Dark; My Religion; Midstream- my later life; Peace at eventide; Helen Keller in Scotland; Helen Keller Journal; Let us have faith; Teacher, Anne Sullivan Macy dan the open door.
Helen Keller adalah wanita tegar yang menjadi inspirasi bagi Dunia, dan ia di kenal sebagai pejuang hak-hak wanita, pembela orang cacat serta pengarang produktif dan sukses.
Dari kisah tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ketrbatasn fisik tidak bisa mengekang manusia untuk sukses, selama ada keyakinan dalam diri, kerja keran dan semangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Saturday, November 3, 2012

Wake UP

Hey aku mulai bagkit lagi. Aku tidak mungkin hanya diam dirumah dan menonton tv saja. Ada banyak hal yang harus aku lakukan diluar sana. Biarlah apa kata orang tentang keberadaanku selama ini. Aku harus move on dari pengangguran yang hampir saja membunuh ku.
Bermula dari mengetik surat lamaran kerja dan mencari pekerjaan di Koran. Koran yang aku baca sekarag yaitu kora 3 wilayah Cirebon saja. Karena kalo baca koran Bandung, aku akan tergiur untuk melamar kerja disana dan aku akan meninggalkan mimi lagi dan akan menyakiti hati mimi. Cukup sudah aku merantau katanya. Sekarang beliau bilang aku harus dirumah menemani masa tuanya. Tapi aku belum puas untuk merantau. Aku ingin merantau lagi dan lagi. Di kampung saya kurang PD untuk bereksperimen. Dan orang-orang disekitar sayapun bakal tidak merespon akan apa yang saya lakukan. Karena saya bukan siapa-siapa, saya adalah bayi yang baru brojol. Moal di anggap ku masyarakat.
Hari ini mungkin dalam hati ibu saya menangis, melihat anaknya hanya mengetik dan tak satu kerjaan rumahpun saya bantu. Bu, sebenarnya saya juga menangis, sakit banget rasanya. Aku juga malu bu diem dirumah terus, aku juga igin kerja bu, tapi aku belum mau untuk jadi guru honorer (jujur saja karena gajinya kecil). Tapi kalo itu yang kau inginkan tidak mengapa, asalkan ibu senang aku siap melakukannya.
Berat sekali memutuskan untuk pulang ke Indramayu dan berkarir disini. Karena pada dasarnya Indramayu, kota yang sangat sepi. Semua orang yang ada di dalamnya pergi dan merantau. Indramayu kota mangga kelahiranku. Dibumi inilah seharusnya aku Berjaya. Tapi aku kecewa dengan Indramayu yang tidak mendukungku untuk berkarya…..hiks…hiks…hiks…eh tapi aku kan janji tidak boleh menyalahkan factor eksrternal. This my mistakes. Not from other.
Ibuku sangat menginginkan aku untuk tinggal di Indramayu. Tapi, sudah hampir 1 bulan aku tinggal disni, aku belum mendapakan apa-apa. Malah membuat repot kedua orangtuaku. Orang-0rang Indramayu malah merantau ke Jakarta, Bandung, Jogja, Bekasi, Bogor. Yaaahh sedangkan aku malah disuruh pulag kampung.
Ya sudah kita sudaihi saja keluhanku di pagi ini, sayang sekali jika aku terus mengeluh, padahal hari ini matahari bersinar terang sekali, dan beberapa saat kemudian akan memancarkan sinar panasnya yang membuat aku tak akan betah lama-lama tinggal di Indramayu.
Aku mau cerita yang lain aja deh biar sesekali tulisanku tidak dipenuhi dengan keluhan-keluhan yang amat sangan menjijikan,,,,,,,hahahahah…………
Sukses!!!!!!
Kata yang sangat didambakan oleh setiap orang. Orang akan rela melakukan apapun asalkan ia menjadi sukses. Orang akan menghambur-hamburkan uangnya untuk sekolah, untuk berwirausaha demi kesuksesan yang akan diraihnya kelak. Kesuksesan tidak dipengaruhi oleh factor pendidikan saja. Banyak sekali orang yang sukses hanya tamatan SD. Tetangga saya yang tamatan SD saja umur 20 tahun dia sudaah menjadi orang kaya, sudah menjadi bos, mempunyai rumah sendiri, mempunyai mobil sendiri. Yaaah pokoknya orang kaya gima sih segalanya ada. Kalau kita pikir-pikir sungguh ironis hanya lulusan SD tapi dia sudah sesukses itu. Kalau kita lihat tetangga aku itu waktu SD nya heum…..pernah beberapa kali tidak naik kelas……hihihihih…..(rahasia perusahaan). Tapi sekarang tidak menutp kemungkinan dia menjadi sukses. berarti benarkan sukses itu tidak dipengaruhi oleh factor pendidikan. Pendidikan hanya menunjang seseorang untuk menjadi lebih sukses. Buktinya orang lulusan SD aja bisa sukses, apalagi para Sarjana. Seharusnya lebih sukses dari itu.
Jangan bersedih para Sarjana yang masih menjadi pengangguran. Kalo lamara kalian belum ada yang nyangkut di perusahaan manapun, berarti ada yang ga beres nih…..coba deh kita lihat lagi apakah ada kesalahan dalam membuat surat lamaran kah, CV yang kurang jelas, atau apa,,,, coba kalian cek kembali.
Kadang kita merasa usaha kita udah semaksimal mungkin, tapi yang maha pembuat keputusan belum memberikan kita Job, yaaa berarti itu memang menurut-Nya usaha kita masih belum ada apa-apanya. Jadi jangan pernah menyerah untuk berusaha, melamar-dan melamar lagi. Insya Allah ada jalan. Berdoa, dan berusaha kunci kesuksesan kita. Dan harus seimbang kedua hal itu.

Sang Pengeluh

Hey jumpa lagi dengan si pengeluh…. Ini efek nonton sponge bob dengan tokoh plangton yang hobbynya mengeluh setiap harinya dan iri dengan kesuksesan oran lain. Tapi berbeda dengan aku. Aku iri melihat orang lain sukses, tapi aku tidak sepicik plangton yang selalu berusaha mencuri resep craby patynya tuan crept.
Melihat kehidupan orang-orang kaya itu kaya enaaaaaaaaak banget. Mau apa aja ada. Mau piknik, mau shopping, mau makan pizza sebanyak apapun moal mikirin duit da duitnya ge masih loba. Kadang aku heran melihat para pengusaha muda. Ko bisa semuda itu mereka sudah mempunyai usaha sendiri, punya rumah sendiri, mobil sendiri dan lain sebagainya. Kadang aku selalu berpikir ah itu pasti faktor orangtua mereka yang kaya dan memberikan mereka modal sehingga ga menutup kemungkinan mereka akan kaya diwaktu yhang masih muda,,,,, (iri aslina mah,,,,hihihi) J J J J J
Kata Agnes Monica “salah satu tokoh idolaku” Dreams, Believe, make it happen. Jangan takut untuk bermimpi jika kita ingin sukses. Pada dasarnya aku sendiri tidak pernah takut untuk bermimpi. Bermimpi, menghayal adalah hobiku, kebiasaanku jika aku ga bisa tidur. Dari pada ngayalin setan mending ngayal kesuksesanku aja, hahahah……. Memang sangat mudah untuk bermimpi, dalam mimpi semua yang kita cita-citakan dapat tercapai. Mau jadi apa kalian? Silahkan bermimpi nikmatilah mimpi kalian karena dalam mimpi kita senang. Kalau kalian ingin mewujudka mimpi kalian dalam kehidupan yang real, maka bangunlah dan raihlah mimpi kalian….. “ Usaha meeeennnn” ……. Tapi jika itu tidak mungkin tercapai ya sudah silahkan tidur aja deh selamanya jangan pernah bangun karena akan menyakitkan kalian “mati aja bro” hahaha……………
Hari ini akan ada tambahan pengangguran lagi bray. Ada salah satu kampus yang hari ini melaksanakan WISUDA. Huft nambah lagi donk saingan aku dalam merebutkan PEKERJAAN. Heh!!!! Bagi para mahasiswa yang masih duduk dibangku kuliah, kalian jangan dulu mau di wisuda yaa…. Sudah medingan kalian kuliah aja atau jadi Mahasiswa Abadi yang sukses…..hehehehe….(gelo sugan)….
Beban moril seorang sarjana itu berat sekali, tuntutan demi tuntutan semakin banyak. Apalagi bagi sarjana yang menajdi tulang punggung keluarga. Huhh bakal nyesek kalo ga langsung dapet kerja.
Bagi orang yang mempunyai harta yang berlimpah, ngapain kerja mending usaha, eh mending diem dirumah wae ketang….. Tapi buat oran kaya aku ini, gimana mu usaha da euweuh modal, hahahah….. mau pinjam ke BANK, harus punya jaminan. Apa jaminan buat seorang pengangguran? Aku sih mau merelakan diri aku untuk jaminannya, dengan mengabdikan menjadi pegawai bank tersebut, walaupun ga di bayar. Tapi da moal daek atuh bank na oge ari jaminannya gitu mah,,,,,,hehehehe
Coba kalo aku punya uang segudang. Aku akan jadi pemodal untuk para Sarjana yang sudah putus asa dan hendak mengakhiri hidupnya untuk membuka usaha. Dengan itu kan para sarjana muda yang menjadi pengangguran bisa memulai bisinisnya. Walaupun kecil-kecilan nu peting tidak menjadi buronan keluarga.
Selama aku jadi pengangguran. Hidupku sangat miris. Harus menyaksikan kesulitan bapakku dalam mencari uang. Bapakku sekarang pegangguran. Ia tidak lagi menjadi pedagang. Uang yang kami dapatkan hanya diperoleh dari penjualan buah mangga dari kebon mangga, melanjakan sawah. Dan jika tabungan dari itu habis, maka kami akan menghutang ke kakak/adeknya bapak aku.
Setiap kali aku minta uang ke ibuku, beliau bilang “langka nok duite gah, langka sepeser-peser acan”. Denger jawaban itu. Darahku langsung mengalir deras sekali, dan hampir muncrat lah, lemes sekali tubuhku. Air mata ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Ya sudah kalau begini saya nangis lagi. L L L L L
Kadang saya berpikir, gimana saya mau melamar kerja, orang ongkos buat ngeposinnya juga ga ada. Keputusasaanku pun muncul, gimana saya dapet kerja, orang ngelamrnya juga enggak. Apa aku harus jadi honorer aja gitu? Nu penting kerja, biar orang tuaku tidak menjadi bahan cemohan tetangga dan sodara-sodaraya. Tapi aku belum berminat untuk ngajar ya Allah, berikanlah pekerjaan yang saya inginkan ya Allah. Aaamiiiiiin Ya Robbal’alamiiin……