The Story of My Life

This is all about my life

Saturday, November 3, 2012

Sang Pengeluh

Hey jumpa lagi dengan si pengeluh…. Ini efek nonton sponge bob dengan tokoh plangton yang hobbynya mengeluh setiap harinya dan iri dengan kesuksesan oran lain. Tapi berbeda dengan aku. Aku iri melihat orang lain sukses, tapi aku tidak sepicik plangton yang selalu berusaha mencuri resep craby patynya tuan crept.
Melihat kehidupan orang-orang kaya itu kaya enaaaaaaaaak banget. Mau apa aja ada. Mau piknik, mau shopping, mau makan pizza sebanyak apapun moal mikirin duit da duitnya ge masih loba. Kadang aku heran melihat para pengusaha muda. Ko bisa semuda itu mereka sudah mempunyai usaha sendiri, punya rumah sendiri, mobil sendiri dan lain sebagainya. Kadang aku selalu berpikir ah itu pasti faktor orangtua mereka yang kaya dan memberikan mereka modal sehingga ga menutup kemungkinan mereka akan kaya diwaktu yhang masih muda,,,,, (iri aslina mah,,,,hihihi) J J J J J
Kata Agnes Monica “salah satu tokoh idolaku” Dreams, Believe, make it happen. Jangan takut untuk bermimpi jika kita ingin sukses. Pada dasarnya aku sendiri tidak pernah takut untuk bermimpi. Bermimpi, menghayal adalah hobiku, kebiasaanku jika aku ga bisa tidur. Dari pada ngayalin setan mending ngayal kesuksesanku aja, hahahah……. Memang sangat mudah untuk bermimpi, dalam mimpi semua yang kita cita-citakan dapat tercapai. Mau jadi apa kalian? Silahkan bermimpi nikmatilah mimpi kalian karena dalam mimpi kita senang. Kalau kalian ingin mewujudka mimpi kalian dalam kehidupan yang real, maka bangunlah dan raihlah mimpi kalian….. “ Usaha meeeennnn” ……. Tapi jika itu tidak mungkin tercapai ya sudah silahkan tidur aja deh selamanya jangan pernah bangun karena akan menyakitkan kalian “mati aja bro” hahaha……………
Hari ini akan ada tambahan pengangguran lagi bray. Ada salah satu kampus yang hari ini melaksanakan WISUDA. Huft nambah lagi donk saingan aku dalam merebutkan PEKERJAAN. Heh!!!! Bagi para mahasiswa yang masih duduk dibangku kuliah, kalian jangan dulu mau di wisuda yaa…. Sudah medingan kalian kuliah aja atau jadi Mahasiswa Abadi yang sukses…..hehehehe….(gelo sugan)….
Beban moril seorang sarjana itu berat sekali, tuntutan demi tuntutan semakin banyak. Apalagi bagi sarjana yang menajdi tulang punggung keluarga. Huhh bakal nyesek kalo ga langsung dapet kerja.
Bagi orang yang mempunyai harta yang berlimpah, ngapain kerja mending usaha, eh mending diem dirumah wae ketang….. Tapi buat oran kaya aku ini, gimana mu usaha da euweuh modal, hahahah….. mau pinjam ke BANK, harus punya jaminan. Apa jaminan buat seorang pengangguran? Aku sih mau merelakan diri aku untuk jaminannya, dengan mengabdikan menjadi pegawai bank tersebut, walaupun ga di bayar. Tapi da moal daek atuh bank na oge ari jaminannya gitu mah,,,,,,hehehehe
Coba kalo aku punya uang segudang. Aku akan jadi pemodal untuk para Sarjana yang sudah putus asa dan hendak mengakhiri hidupnya untuk membuka usaha. Dengan itu kan para sarjana muda yang menjadi pengangguran bisa memulai bisinisnya. Walaupun kecil-kecilan nu peting tidak menjadi buronan keluarga.
Selama aku jadi pengangguran. Hidupku sangat miris. Harus menyaksikan kesulitan bapakku dalam mencari uang. Bapakku sekarang pegangguran. Ia tidak lagi menjadi pedagang. Uang yang kami dapatkan hanya diperoleh dari penjualan buah mangga dari kebon mangga, melanjakan sawah. Dan jika tabungan dari itu habis, maka kami akan menghutang ke kakak/adeknya bapak aku.
Setiap kali aku minta uang ke ibuku, beliau bilang “langka nok duite gah, langka sepeser-peser acan”. Denger jawaban itu. Darahku langsung mengalir deras sekali, dan hampir muncrat lah, lemes sekali tubuhku. Air mata ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Ya sudah kalau begini saya nangis lagi. L L L L L
Kadang saya berpikir, gimana saya mau melamar kerja, orang ongkos buat ngeposinnya juga ga ada. Keputusasaanku pun muncul, gimana saya dapet kerja, orang ngelamrnya juga enggak. Apa aku harus jadi honorer aja gitu? Nu penting kerja, biar orang tuaku tidak menjadi bahan cemohan tetangga dan sodara-sodaraya. Tapi aku belum berminat untuk ngajar ya Allah, berikanlah pekerjaan yang saya inginkan ya Allah. Aaamiiiiiin Ya Robbal’alamiiin……


No comments:

Post a Comment