Hey aku mulai bagkit lagi. Aku tidak mungkin hanya diam
dirumah dan menonton tv saja. Ada banyak hal yang harus aku lakukan diluar
sana. Biarlah apa kata orang tentang keberadaanku selama ini. Aku harus move on
dari pengangguran yang hampir saja membunuh ku.
Bermula dari mengetik surat lamaran kerja dan mencari
pekerjaan di Koran. Koran yang aku baca sekarag yaitu kora 3 wilayah Cirebon
saja. Karena kalo baca koran Bandung, aku akan tergiur untuk melamar kerja
disana dan aku akan meninggalkan mimi lagi dan akan menyakiti hati mimi. Cukup
sudah aku merantau katanya. Sekarang beliau bilang aku harus dirumah menemani
masa tuanya. Tapi aku belum puas untuk merantau. Aku ingin merantau lagi dan
lagi. Di kampung saya kurang PD untuk bereksperimen. Dan orang-orang disekitar
sayapun bakal tidak merespon akan apa yang saya lakukan. Karena saya bukan
siapa-siapa, saya adalah bayi yang baru brojol. Moal di anggap ku masyarakat.
Hari ini mungkin dalam hati ibu saya menangis, melihat anaknya
hanya mengetik dan tak satu kerjaan rumahpun saya bantu. Bu, sebenarnya saya
juga menangis, sakit banget rasanya. Aku juga malu bu diem dirumah terus, aku
juga igin kerja bu, tapi aku belum mau untuk jadi guru honorer (jujur saja
karena gajinya kecil). Tapi kalo itu yang kau inginkan tidak mengapa, asalkan
ibu senang aku siap melakukannya.
Berat sekali memutuskan untuk pulang ke Indramayu dan berkarir
disini. Karena pada dasarnya Indramayu, kota yang sangat sepi. Semua orang yang
ada di dalamnya pergi dan merantau. Indramayu kota mangga kelahiranku. Dibumi
inilah seharusnya aku Berjaya. Tapi aku kecewa dengan Indramayu yang tidak
mendukungku untuk berkarya…..hiks…hiks…hiks…eh tapi aku kan janji tidak boleh
menyalahkan factor eksrternal. This my mistakes. Not from other.
Ibuku sangat menginginkan aku untuk tinggal di Indramayu.
Tapi, sudah hampir 1 bulan aku tinggal disni, aku belum mendapakan apa-apa.
Malah membuat repot kedua orangtuaku. Orang-0rang Indramayu malah merantau ke
Jakarta, Bandung, Jogja, Bekasi, Bogor. Yaaahh sedangkan aku malah disuruh
pulag kampung.
Ya sudah kita sudaihi saja keluhanku di pagi ini, sayang
sekali jika aku terus mengeluh, padahal hari ini matahari bersinar terang
sekali, dan beberapa saat kemudian akan memancarkan sinar panasnya yang membuat
aku tak akan betah lama-lama tinggal di Indramayu.
Aku mau cerita yang lain aja deh biar sesekali tulisanku tidak
dipenuhi dengan keluhan-keluhan yang amat sangan menjijikan,,,,,,,hahahahah…………
Sukses!!!!!!
Kata yang sangat didambakan oleh setiap orang. Orang akan rela
melakukan apapun asalkan ia menjadi sukses. Orang akan menghambur-hamburkan
uangnya untuk sekolah, untuk berwirausaha demi kesuksesan yang akan diraihnya
kelak. Kesuksesan tidak dipengaruhi oleh factor pendidikan saja. Banyak sekali
orang yang sukses hanya tamatan SD. Tetangga saya yang tamatan SD saja umur 20
tahun dia sudaah menjadi orang kaya, sudah menjadi bos, mempunyai rumah
sendiri, mempunyai mobil sendiri. Yaaah pokoknya orang kaya gima sih segalanya
ada. Kalau kita pikir-pikir sungguh ironis hanya lulusan SD tapi dia sudah
sesukses itu. Kalau kita lihat tetangga aku itu waktu SD nya heum…..pernah
beberapa kali tidak naik kelas……hihihihih…..(rahasia perusahaan). Tapi sekarang
tidak menutp kemungkinan dia menjadi sukses. berarti benarkan sukses itu tidak
dipengaruhi oleh factor pendidikan. Pendidikan hanya menunjang seseorang untuk
menjadi lebih sukses. Buktinya orang lulusan SD aja bisa sukses, apalagi para
Sarjana. Seharusnya lebih sukses dari itu.
Jangan bersedih para Sarjana yang masih menjadi pengangguran.
Kalo lamara kalian belum ada yang nyangkut di perusahaan manapun, berarti ada
yang ga beres nih…..coba deh kita lihat lagi apakah ada kesalahan dalam membuat
surat lamaran kah, CV yang kurang jelas, atau apa,,,, coba kalian cek kembali.
Kadang kita merasa usaha kita udah semaksimal mungkin, tapi
yang maha pembuat keputusan belum memberikan kita Job, yaaa berarti itu memang
menurut-Nya usaha kita masih belum ada apa-apanya. Jadi jangan pernah menyerah
untuk berusaha, melamar-dan melamar lagi. Insya Allah ada jalan. Berdoa, dan
berusaha kunci kesuksesan kita. Dan harus seimbang kedua hal itu.
No comments:
Post a Comment